Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting



Dua Pjs Kades Dapil II Kerinci Resmi Dilaporkan Ke Polres Kerinci

Sigerindo Kerinci - Dua Pjs Kepala Desa di Dapil II Kerinci yaitu Asmirah Pjs Kepala Desa Sungai Tanduk Kecamatan Kayu Aro dan Agus Rianto Pjs Kades Sungai Jambu Kecamatan Kayu Aro Barat , Senin 22/02 resmi dilaporkan Ke Polres Kerinci terkait dugaan penyelewengan Dana Desa.

Laporan itu disampaikan oleh LSM P2AN ( peduli pembangunan dan aparatur negara ) atas dugaan korupsi dan penyalahgunaan anggaran dana desa periode 2020.

Alpia Sekjen LSM P2AN membenarkan sudah melakukan pelaporan secara resmi ke Polres Kerinci , tim investigasi LSM kami sudah dua bulan melakukan pengawasan dan pemantauan dan hasilnya kami sudah tuangkan dalam laporan , untuk lebih lanjut biarlah pihak penegak hukum yang melakukan proses sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku. Tegasnya

Hari ini kami memasukan laporan awal dugaan penyalahgunaan dana desa sungai tanduk dan desa sungai jambu , laporan tersebut berdasarkan temuan kami dilapangan terkait pengerjaan fisik dana desa , dan juga dugaan Mark up lampu PJU sehingga mengakibatkan kerugian negara dan beberapa Item anggaran yang sudah di poskan melalui APBDes namun dugaan kami masih ada yang fiktif dan belum terealisasi seratus persen. Jelasnya

Masyarakat Desa Sungai Jambu dan Desa Sungai Tanduk berharap dengan adanya laporan LSM Kedepan nya ada efek jera bagi Pjs Kepala Desa , Apalagi diketahui saat ini untuk menjadi Pjs Kades di Kabupaten Kerinci menjadi rebutan dan kejaran bagi para pegawai negeri sipil , meskipun harus membayar mereka siap . Jangan sampai dugaan masyarakat terhadap oknum ASN yang terlalu ngotot ingin menjadi pejabat Kepala Desa ingin mencari keuntungan dan memperkaya diri sendiri.
Apalagi seperti diketahui Pjs Kepala Desa Sungai Jambu Agus Rianto sama sekali tidak pernah mengikuti tes seleksi untuk menjadi Pjs Kades , tapi entah Kenapa dirinya bisa lolos jadi Pjs Kades , ada permainan apa dengan pihak PMD Kabupaten Kerinci , justru warga asli Sungai Jambu yang ikut tes bisa tersingkir , persolan ini masih menghantui masyarakat sungai jambu. (Misal Prajoneska)
BERITA TERBARU