Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting




Klarifikasi dan minta Maaf terhadap viral dari Tribun

Sigerindo Muaro Jambi.-Guna menjalin silaturahmi dan sinergitas antara Polri dan Media , maka Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja SIK MH mengundang para awak media.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Wira Pratama Mapolres Muaro Jambi pada Jumat 01/10 pukul 10.00 wib.

Silaturahmi ini dihari Wakapolres Kompol Novrizal ,Kabag Ops Kompol Rinto. H. Simbolon, Kabag Ren, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat intel Kasat Sabhara dan Kasubag Humas AKP. Amradi serta puluhan awak media dari berbagai nama Media , inti silaturahmi ini juga mengklarifikasi terkait insiden intimidasi oleh salah satu oknum perwira Polres Muaro Jambi saat eksekusi Lapangan Akso Dano Kecamatan Sekernan. kabupaten Muaro Jambi.

Kejadian yang sempat heboh viral di medsos milik wartawan Tribun Jambi tersebut sempat menuai kecaman oleh para Media atas tindakan yang kurang menyenangkan terhadap Wartawan Tribun Jambi.

Viralnya video tersebut , Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja mengambil sikap dan kebijakan untuk mengundang para Media yang sebenarnya merupakan Mitra Polri dan Polres Muaro Jambi , namun kecaman atas nama Profesi sempat menuai kecaman oleh Para Media , namun kejadian tersebut sudah clear , atas kebijakan dan adanya klarifikasi, yang disampaikan , maka kedua belah pihak antara Polres Muaro Jambi dan Media Tribun Jambi tetap menjalin sinergitas.

Kapolres AKBP Yuyan menyampaikan " saya atas nama Pribadi dan Korp meminta maaf atas kejadian yang terjadi dan juga ungkapan maaf dari oknum perwira Polres Muaro Jambi dan hal ini disambut bijak oleh Pihak Tribun Jambi dan Para Media yang hadir Dan kami pun akan berikan evaluasi ke internal agar hal ini tidak terulang.

Kapolres menyampaikan " ini hanya Miss comunikasi saja , faktor lapangan emosi sedikit memuncak karena lelah tentunya maka diskusi ini untuk penyelesaian dan Alhamdulillah semua telah " clear".

Dilanjutkan penyampaian Pimpinan Redaksi Tribun Jambi Sulistiono mebyampaikan" sebenarnya menyesalkan atas kejadian ini sebab menyangkut Profesi, namun disisi lain karena Polri dan Media merupakan mitra membangun Demokrasi maka kita kedua pihak sepakat untuk meng clear-kan permasalahan yang terjadi , dan kita hanya ingin adanya jalinan komunikasi yang baik dan tidak terulang kembali , semoga silaturahmi dan sinergitas tetap terjalin " pungkas nya
BERITA TERBARU