Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting


Musrenbang RKPD di Tanjung Bintang: Capaian Tahun 2025 Dievaluasi, Infrastruktur dan Inovasi Jadi Fokus 2027

Sigerindo Lampung Selatan -- Dengan Capaian pembangunan lintas sektor hingga usulan program prioritas Tahun 2027 menjadi fokus utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanjung Bintang untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2027

Dengan Musrenbang yang digelar di Balai Desa Jati Baru, Selasa (3/2/2026), merupakan titik keempat pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto

Kegiatan tersebut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan Dapil VI, jajaran pejabat utama daerah, kepala perangkat daerah, unsur Forkopimcam, serta para kepala desa se-Kecamatan Tanjung Bintang

Sedangkan dalam paparannya, Camat Tanjung Bintang, Heri Purnomo menyampaikan realisasi pembangunan Kecamatan Tanjung Bintang Tahun 2025 yang mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pertanian tanaman pangan dan hortikultura, lingkungan hidup, pendidikan, hingga kesehatan.

Pada sektor pertanian, Heri menjelaskan telah dilaksanakan sejumlah program pendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani, di antaranya penyaluran bibit kelapa dalam, penguatan gabungan kelompok tani, program benih padi dan jagung, serta pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) melalui program Bupati Lampung Selatan.

Selain capaian, Heri juga memaparkan sejumlah usulan prioritas pembangunan untuk Tahun 2027. Salah satu yang menjadi perhatian adalah perbaikan drainase di SMP Negeri 1 Tanjung Bintang yang kerap mengalami genangan air saat hujan deras.

“Kondisi tersebut disebabkan oleh saluran air yang kurang lancar serta kontur tanah sekolah yang lebih rendah dibandingkan lingkungan sekitarnya, sehingga air hujan mudah menggenangi halaman sekolah,” jelas Heri.

Usulan prioritas lainnya meliputi pembangunan jembatan gantung Beringin Menanti di Desa Purwodadi Simpang yang merupakan akses penting bagi aktivitas pendidikan dan pertanian masyarakat.

Selain itu, terdapat pula rencana pembangunan Jalan Patok Besi yang menghubungkan Desa Serdang, Desa Jati Indah, hingga Desa Rejomulyo, yang selama ini mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan untuk menunjang mobilitas warga

Tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, Kecamatan Tanjung Bintang juga mendorong inovasi pelayanan publik. Heri menyebutkan, Inovasi KODAM (Komputerisasi Data Umum) telah dilaksanakan pada 2025, disusul Inovasi KOTAK (Komputerisasi Data Kesejahteraan Sosial) pada 2026, serta rencana pengembangan inovasi PERTAMA (Pelayanan Ketertiban Umum Kecamatan) pada 2027 di bidang ketertiban umum

Sementara itu, Sekda Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menyampaikan arahan Bupati Lampung Selatan bahwa Musrenbang kecamatan memiliki peran strategis sebagai penghubung antara aspirasi masyarakat desa dengan arah kebijakan pembangunan daerah

Ia mengakui, tantangan pembangunan masih dihadapi, khususnya dalam hal pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi lokal

Oleh karena itu, Supriyanto menekankan pentingnya pengembangan potensi pariwisata secara selektif, seperti wisata edukasi, wisata UMKM, serta wisata berbasis aktivitas produktif masyarakat, tanpa mengganggu fungsi utama wilayah

“Pembangunan harus diarahkan pada peningkatan keterampilan masyarakat, penguatan UMKM berbasis komoditas lokal, serta penciptaan usaha turunan yang sesuai dengan karakter kawasan,” jelas Supriyanto

Melalui integrasi sektor pertanian, industri pengolahan lokal, ekonomi perdesaan, serta pariwisata berbasis potensi desa, Kecamatan Tanjung Bintang diarahkan menjadi ruang pertumbuhan ekonomi yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing, dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan tukasnya (*)
BERITA TERBARU