Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting


"Pahlawan Devisa Masa Kini: 56 Warga Muba Terbang ke Luar Negeri Melalui Prosedur Resmi dan Terproteksi"

Sigerindo.Musi Banyuasin — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali membuktikan komitmen nyatanya dalam memperluas cakrawala kesempatan kerja serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat hingga ke kancah internasional. Berdasarkan data terkini, tercatat sebanyak 56 tenaga kerja asal Muba telah sukses terserap di pasar kerja global yang tersebar di tujuh negara tujuan.
Pencapaian ini mencerminkan tingginya daya saing serta semangat merajut asa warga Muba di kancah internasional. Adapun sebaran penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Muba di tujuh negara tersebut meliputi:
* Malaysia: 22 orang
* Taiwan: 19 orang
* Singapura: 6 orang
* Hong Kong: 5 orang
* Turki: 2 orang
* Brunei Darussalam: 1 orang
* Bulgaria: 1 orang
Jika ditinjau berdasarkan sektor pekerjaan dan jenis kelamin, peta penempatan tenaga kerja ini terbagi ke dalam dua kategori utama:
* Sektor Informal: 45 orang (Laki-laki: 1 orang, Perempuan: 44 orang)
* Sektor Formal: 11 orang (Laki-laki: 4 orang, Perempuan: 7 orang)
Dominasi pekerja perempuan pada sektor informal mengindikasikan bahwa tingginya permintaan pasar global untuk sektor jasa domestik dan perawatan (caregiver) masih menjadi primadona serta peluang besar di kawasan Asia Pasifik

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga, A.P., memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pekerja migran yang berani mengambil langkah besar demi kemajuan ekonomi keluarga dan daerah.
"Kami sangat mengapresiasi keberanian dan semangat warga Muba yang sukses menembus pasar kerja hingga ke mancanegara. Setiap pekerja migran adalah pahlawan devisa sejati yang membawa harum nama daerah. Disnakertrans Muba berkomitmen penuh mengawal setiap proses keberangkatan agar berjalan aman, legal, serta terdata rapi demi menjamin perlindungan hukum dan hak-hak mereka di negeri orang," tegas Herryandi Sinulingga

"Meskipun saat ini mayoritas masih terserap di sektor informal, ke depan kami tidak akan berhenti mendorong peningkatan kompetensi melalui berbagai pelatihan vokasi bersertifikasi. Target kita jelas: melahirkan lebih banyak talenta hebat asal Muba yang siap mendominasi sektor formal di panggung global," yang selaras dengan Visi dan Misi Bupati Muba HM Toha Tohet dan Wabup Abdur Rohman Husen Menuju Muba Maju Lebih Cepat tambahnya

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja (Penta) Disnakertrans Muba, Sukarni, di dampingi Jafung Penepatan Kerja Titin Maryati menegaskan bahwa pihaknya terus memperketat tata kelola administratif dan pengawasan ketat guna memastikan seluruh prosedur penempatan berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.
"Melalui Bidang Penta, kami memastikan seluruh proses rekrutmen hingga keberangkatan warga Muba berada dalam sistem yang transparan, prosedural, dan berpihak pada keselamatan pekerja. Kami juga secara aktif turun ke lapangan untuk mengedukasi masyarakat agar waspada terhadap iming-iming jalur non-prosedural. Dengan jalur resmi, perlindungan dan kesejahteraan pahlawan devisa kita akan terjamin sepenuhnya dari hulu hingga hilir," ujar Sukarni

Melalui sinergi lintas bidang yang solid, perlindungan ketat, serta penguatan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan vokasi berkelanjutan, Disnakertrans Muba optimis kuantitas dan kualitas tenaga kerja berdaya saing global asal Musi Banyuasin akan terus meningkat dari tahun ke tahun.(iwan)