Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting



Niat Kembangkan Usaha Keluarga, Mahasiswi TI ini Jadi Pemenang DSC 2021


BANDAR LAMPUNG – Niatan membangun usaha keluarga, membuahkan hasil bagi Annisa Nur Fania yang menjadi salah satu pemenang Darmajaya Startup Competition (DSC) 2021. Servisinaja.id menjadi awal dirinya mengembangkan usaha keluarga yang dibangun oleh ayahnya.

Annisa–akrab dia disapa–menceritakan bahwa sang ayah telah membuka usaha bengkel servis di Karang Sari, Gang Pioner, Candimas 1, Natar, Lampung Selatan. “Jadi ini sebenarnya dimulai dari ayah saya. Beliau buka bengkel servis. Untuk bisa bantu masyarakat yang kesulitan mengatasi permasalahan barang-barang mereka yang rusak,” ungkapnya.

Servisinaja.id, lanjut mahasiswi Teknik Informatika (TI) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya ini, perusahaan yang bergerak di bidang jasa servis elektronik dan kendaraan, baik roda dua atau empat. “Sebenarnya usahanya sudah dua tahun berjalan dan setelah ayah berhenti dari pekerjaan utama sebagai sopir truk,” tuturnya.

Nama servisinaja.id juga terbentuk ketika akan mengikuti DSC 2021. Mengingat, dia ingin mengembangkan usaha tersebut menjadi lebih besar lagi. Bantuan modal usaha sebesar Rp10 juta yang diperoleh dari DSC 2021 akan digunakannya untuk menambah modal pengembangan servisinaja.id.

“Untuk saat ini karena masih inkubasi belum ada platform, baik itu website atau aplikasi. Tapi pitchdeck kami akan mengutamakan menggunakan website terlebih dahulu setelah itu akan mengembangkan aplikasinya,” jelasnya.

Diketahui, sepuluh pemenang DSC 2021 yakni Seven Clean di bidang jasa (M. Rizki Ramadhan), Freelance’sia di bidang digital (Estontio Alfino), Noona Kimchi di bidang food (Sherli Trisnawati), Pesan Menu di bidang digital (Ahmad Jefri Andika), Kizu Paint di bidang fashion (Muhamad Almaruf Masputra), dan Yolo Game Studio di bidang digital (Winarto).

Kemudian, Servisinaja.id di bidang digital (Annisa Nur Fania), MaemMie di bidang food (Muhammad Aldo Ramadhan), Jahit.Ind di bidang digital (Lidya Intan Permatasari), dan Language.id di bidang digital (Putri Almeyda). Setiap pemenang berhak mendapatkan akses bantuan modal usaha masing-masing Rp10 juta dengan total pendanaan Rp100 juta. (**)
BERITA TERBARU