Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting


Hutan Mangrove Mencoba Menarik Minat Kunjungan Wisatawan Ke Aceh Selatan

Sigerindo Aceh Selatan - Sudah sewajarnya Tapaktuan Diving Club TDC Aceh Selatan melakukan penyuburan pengembangan hutan manggrove di area rawa rawa Kabupaten Aceh Selatan apa lagi pengecekan pertumbuhan Mangrove yang telah ditanam di Pasie Kuala Asahan pada tahun lalu sehingga nantinya hutan manggrove ini salah satu tujuan untuk menarik minat kunjungan wisatawan ke Aceh Selatan ungkap Mei Fendry kepada Sigerindo Minggu 30/5/2021.

Pengecekan yang dilakukan oleh Tapaktuan Diving Club (TDC) Aceh Selatan tentang bibit mangrove yang telah ditanam di muara sungai Gampong Pasie Kuala Asahan, Kecamatan Kluet Utara, pada hari ini Minggu (30/5/2021)

Kedepan, lanjutnya, diharapkan kepada Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Sumatera Barat, agar segera membangun tracking di lokasi tanaman mangrove di Pasie Kuala Asahan ini

Ketua TDC Aceh Selatan, Mayfendri SE yang ditemui Sigerindo mengatakan, tanaman mangrove di Pasie Kuala Asahan, dicek mana yang sudah tumbuh akan disegarkan lagi serta dapat tumbuh dengan subur

“ Sehingga nantinya yang mana yang belum akan kita sisipkan kembali , dan segera akan kita turunkan tim untuk penyisipan di lahan supaya tanaman mangrove tumbuh dengan subur dan bagus,” ujarnya.

Dan Kedepan ini, lanjutnya, diharapkan kepada Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Sumatera Barat, agar segera membangun tracking di lokasi tanaman mangrove di Pasie Kuala Asahan ini

“Kita menghimbau kepada masyarakat agar menjaga tanaman mangrove agar bisa berkembang di pantai ini,” harapnya

Mei Fendry selaku ketua TDC Aceh Selatan,kepada Sigerindo juga menyebutkan dimana setelah pengecekan ini, TDC Aceh Selatan akan melakukan penyisipan bibit mangrove di Pasie Kuala Asahan, pada Selasa depan

“Supaya rimbun kembali hutan mangrove ini dan dapat kita nikmat setelah dibangunnya tracking oleh BPSPL Padang,” ucapnya

Menurutnya, keberadaan tracking di hutan mangrove adalah untuk menarik minat kunjungan wisatawan ke Aceh Selatan

“Oleh karena itu, mari kita menjaga bersama – sama tanaman mangrove ini dari tangan – tangan yang tidak bertanggungjawab,” pungkasnya (Yunardi M.IS)
BERITA TERBARU