Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting




Mobil truk sampah Dinas LH Kerinci Di Hadang Pemuda Desa Pondok

Sigerindo, Kerinci- Terkait Konfensasi dan Tenaga Kerja, saat ingin membuang sampah mobil truk sampah dinas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kerinci dihadang oleh sejumlah pemuda Desa Pondok Kecamatan Bukit Kerman. Sabtu (12/06/21).
Dari informasi yang dihimpun penyebab adalah adanya dugaan Dana Konfensasi Dampak Lingkungan yang di berikan kepada Oknum di luar wilayah Desa Pondok

Dari hasil konfirmasi, salah seorang masyarakat mengatakan "Mungkin ini imbas dari perjanjian antara Dinas LH dengan pemuda desa pondok ," ujar masyarakat sabtu (12/06/21)

Saat ini, Pemuda Desa Pondok mengancam tidak akan memberikan izin terkait tempat pembuangan sampah yang terletak di wilayah Desa Pondok dan mengatakan ingin menutup tempat pembuangan sampah karna sangat mengganggu kenyamanan lingkungan

Tidak hanya itu semenjak berdirinya TPA hingga saat ini DLH tidak dapat memberikan sumbangsih dalam penyerapan Tenaga Kerja dari Desa Pondok

Lanjut pemuda mengatakan, Lokasi pembuangan sampah terletak di Desa Pondok Dusun Semulun Pantai, sudah lebih dari 6 (enam) tahun namun tidak ada pengolahan yang baik dari DLH ini akan menimbulkan bau busuk dan sangat di sayangkan pelaratan yang di anggarkan Milyaran dari Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk pengolahan sampah justru terbengkalai dan tidak di gunakan sebagai mana mestinya

Tidak lepas dari itu terdapat sampah berceceran di jalan terutama dari Desa Muak hingga Desa Pondok akibat dari muatan truk sampah melebihi kapasitas

Saat dikonfirmasi Kadis LH Kerinci (Askar Jaya) melalui WhatsApp mengatakan "kami berharap permasalahan internal tokoh-tokoh masyarakat dan pemuda dapat diselesaikan dengan baik sesama tokoh,kita pantau penyelesaiannya, dan semestinya antar tokoh-tokoh perlu transparan".ujar kadis LH

Lanjut harapan pemuda Desa Pondok untuk selanjutnya "Dalam hal ini terutama masyarakat Desa Pondok dan sekitarnya dalam Kecamatan Bukit Kerman berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci Khusus nya DLH dan DPRD Kerinci dapil 5 untuk dapat menyelesaikan permasalah ini agar tidak terjadi masalah yang lebih besar." Tutup pemuda. (Tim)
BERITA TERBARU