Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting



Pengusaha UMKM Lampung harus “Akrab” dengan Digital Marketing



Sigerindo, Bandar Lampung—Situasi pandemi Covid 19 ini mewajibkan pengusaha UMKM Lampung harus bisa memanfaatkan digital marketing bagi promosi produknya. Mereka yang tidak menguasai teknologi, bisa tergilas dengan kemajuan teknologi.

“Apakah itu Instagram, WhatsApp, Facebook, bahkan Market Place. Pengusaha UMKM harus bisa memanfaatkan teknologi tersebut,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lampung Syamsurizal, saat menerima kunjungan silaturahmi rombongan Dekopin Lampung, Kamis (17/6/2021). Rombongan dipimpin Ketua Dekopin Lampung Juniansyah, S.Mn, MM didampingi Wakil Ketua Helmy Hasyim, ST beserta pengurus Dekopin lainnya.

Lebih lanjut, Syamsurizal mengatakan pihaknya terus mendorong kualitas, SDM Koperasi, dan Tatakelola koperasi di Lampung. “Tugas kita bersama bagaimana program kerja koperasi kita matching dengan program koperasi di daerah. Hal ini guna meningkatkan perekonomian Lampung melalui koperasi dan UMKM,” katanya.


Sedangkan Juniansyah, S.Mn, MM pada kesempatan tersebut menjelaskan kegiatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) akan dipusatkan di Surabaya, pada acara puncak Tgl 12 Juli 2021. “Satu hari sebelumnya yakni tgl 11 Juli 2021, Dekopin akan menggelar Rakernas. Kami Dekopin Lampung akan berangkat melalui jalur darat untuk menghadiri acara tersebut,” kata Juniansyah.

Juniansyah juga menjelaskan Dekopin Lampung selain melakukan kunjungan ke Dinas Koperasi dan UMKM Lampung, pihaknya akan bersilaturahmi dengan Gubernur dan DPRD Lampung. “Semoga Dekopin Lampung dapat bersilaturahmi dengan Gubernur –ditengah kesibukan Beliau--sebelum Harkopnas,” katanya.

Dijelaskan Juniansyah, sebagai mitra pemerintah, Dekopin Lampung tetap ikut dan mendorong kegiatan koperasi bersama pemerintah. Jadi, kata Juniansyah, jika ada kegiatan yang menyangkut koperasi, Dekopin Lampung sebaiknya diikut sertakan.

Sementara mengomentari kegiatan hari Koperasi di Lampung, Syamsurizal mengatakan pihaknya belum mendapat petunjuk dari Kementrian. “Karena situasi covid seperti ini. Kalau pun ada kegiatan yang dilakukan paling dalam bentuk virtual. Ini juga teman-teman koperasi di daerah juga menanyakan kegiatan hari koperasi kita. Tunggu aja dech petunjuk dari Kementrian. Karena sekarang trend covid menunjukkan trend yang meningkat. Situasi nya begini (covid-red),” katanya. (UMB)

Wartawan: UMB, Editor: Umar Bakti


BERITA TERBARU