Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Proyek Mamin BKSDM Lampung Tengah Diduga Di Korupsi ?

Sigerindo Lampung Tengah - Koalisi Lembaga Mahasiswa Provinsi Lampung selaku kordinator yang juga ketua LSM Janur (Jaringan Nurani Rakyat menyambangi Redaksi Sigerindo beberapa waktu yang lalu menyapaikan persolan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdya Manusia Kabupaten Lampung Tengah

Dengan Rincian sebagi berikut Belanja Makanan dan Minuman Jamuan Tamu ( Makan minum peserta Keg.Pelatihan Dasar CPNS T.A 2021) yang dikerjakan oleh CV. FEYZA JAYA dengan nilai HPS Rp. 519.680.000,00
Belanja Bahan Baku (Kopi Teh Keg. Pelatihan Dasar CPNS T.A 2021) Rp.
43.512.000
Belanja Makanan dan Minuman Rapat ( Makan minum panitia Keg. PelatihanDasar CPNS T.A 2021) Rp. 190.930.000 Kordinator Koalisi Lembaga Mahasiswa Lampung mengatakan Pekerjaan diatas merupahkan satu rangkain kegiatan yang tidak terpisahkan dan dialakukan pada saat yang bersamaan ,Kenapa ada perbedaan anatara makan minum Pantia dan peserta untuk jamuan makan minum peserta Rp.519.680.00 Juta Peserta sebanyak 12.992 orang Bahan baku teh dan kopi Rp.43.512.000 ini untuk 2.175 orang

Makan Minum Pantita Rp.190.930.000 juta untuk 4.773 orang Dasar Kami miliki Perhitungan sperti diatas adalah Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2020 Tentang standar harga satuan Regional yang berpungsi sebagai batas tertingi dalam perencanaan dan pelaksanaan angaran pendapatan dan Belanja Negara dengan kata lain kami memiliki kesimpulan dan diduga kuat telah terjadi Mark -Up harga satuan pada kegiatan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdya Manusia Lampung Tengah tahun angaran 2021 ujar Muhamad Iskandar kepda redaksi sigerindo

Sementara itu Redaksi Sigerindo Sudah Mengrimkan Surat Klarifikasi  sebanyak dua Kali terhadap persoalan yang di keluhkan Oleh Koalisi Lembaga Mahasiswa Provinsi Lampung ke Badan Kepegawaain dan Sumberdaya Manusia Lampung (BKSDM Lamteng ) dan Menghubungi Lewat WahtsApp  Langsung Kepala Badan BKSDM Lampung Tengah dijawab wanya  untuk Menghubungi  Kabid Besangkutan  dikasih Nomor WahatsApp atas Nama Pak Indra Sudah WahtsApp dan Ditelpon tidak  ada tangapan sama sekali terhadap persoalan tersebut (Tim)
BERITA TERBARU